Payakumbuh,liputansumbar.com
Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta meninjau aktivitas perdagangan di Pusat Pasar Kota Payakumbuh, Rabu (18/03/2026), untuk memastikan kenyamanan masyarakat berbelanja serta memantau ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam kunjungannya, Zulmaeta didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
“Alhamdulillah, masyarakat begitu antusias memilih kebutuhan untuk lebaran. Ini bukti perputaran ekonomi cukup tinggi di Payakumbuh,” kata Zulmaeta saat meninjau pasar.
Selama berada di pasar, ia menyusuri lapak pedagang, berdialog langsung dengan pembeli, serta memantau harga dan ketersediaan bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat menjelang hari raya.
Menurutnya, tingginya aktivitas jual beli di pasar menjadi indikator positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat. Ia menilai kondisi pasar yang ramai menunjukkan daya beli warga tetap terjaga menjelang hari besar keagamaan.
“Kalau pasar ramai, artinya ekonomi masyarakat kita sedang baik. Perputaran uang jelas terlihat di sini,” ujarnya.
Salah seorang pedagang yang ditemui di lokasi mengaku mengalami peningkatan penjualan dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi pasar menjelang lebaran jauh lebih ramai dibandingkan hari biasa.
“Alhamdulillah pak wali, lai rami jua bali kami kini pak wali, mudah-mudahan kita selalu diberi kemudahan rezeki oleh Allah,” ucap pedagang tersebut.
Selain memantau aktivitas perdagangan, Zulmaeta juga mengecek kesiapan pos kesehatan serta pos terpadu pelayanan Idul Fitri yang berada di pusat Kota Payakumbuh.
Ia memastikan seluruh fasilitas pelayanan bagi masyarakat berjalan optimal dalam menghadapi lonjakan mobilitas warga dan pemudik.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, intensitas kendaraan yang melintasi Kota Payakumbuh mulai meningkat pada H-2 Idul Fitri. Di sejumlah titik, arus lalu lintas terpantau padat merayap, terutama di jalur utama dalam kota.
Zulmaeta pun mengimbau para pemudik agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Kita imbau kepada pemudik untuk berhati-hati selama berkendara. Kalau capek, istirahat dulu atau manfaatkan posko kesehatan yang sudah kita siapkan. Keselamatan lebih utama dari segalanya,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan warga Payakumbuh yang akan meninggalkan rumah untuk mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.
Pemeriksaan terhadap kompor, instalasi listrik, serta pintu dan jendela dinilai penting guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama rumah ditinggalkan.
“Pastikan semuanya aman sebelum ditinggalkan. Ini langkah sederhana, tapi sangat penting untuk menjaga keamanan rumah selama mudik,” pungkasnya.(ws)








