Alek Nagari Potang Balimau Tradisi yang Harus Dilestarikan

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota,liputansumbar

Bupati Limapuluh Kota melalui Sekretaris Daerah, Herman Azmar membuka secara resmi Alek Nagari Potang Balimau, di Kenagarian Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Jumat (28/2/2025).

Acara tahunan yang digelar masyarakat pangkalan sehari menjelang ibadah puasa ini, tumpah ruah dihadiri Ribuan masyarakat. Ikut hadir, Sekretaris Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Yayan Wahyudi, ST. M.SI, sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar Hendri Fauzan, AP.M.Si, kepala-kepala OPD Limapuluh Kota, Walinagari Pangkalan, Niniak Mamak dan tokoh masyarakat dan perantau nagari Pangkalan.

Sekretaris Daerah, Herman Azmar dalam sambutannya mengatakan, Alek Nagari Potang Balimau merupakan aktraksi Budaya yang megah meriah dan kolosal di Limapuluh Kota. Untuk itu, tradisi ini harus terus dilestarikan secara turun temurun.

“Tradisi aktraksi budaya Potang Balimau ini tak hanya merupakan event lokal, namun kegiatan ini juga menambah semangat untuk menggali sektor pariwisata untuk kemajuan daerah,” ujarnya.

Dikatakannya, atas nama pemerintah daerah pihaknya mengucapkan terimakasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang bergotong royong mensukseskan pergelaran potang Balimau tahun ini.

Baca Juga :  Walikota Zulmaeta Resmikan Bengkel Mobil di Sungai Kamuyang, Perluas Investasi ke Dunia Otomotif

“Potang Balimau bukan hanya kegiatan seremonial tahunan saja tapi juga terkandung nilai adat dan budaya,” ujarnya.

Kedepan, nilai-nilai adat dan budaya potang Balimau harus tetap dilestarikan secara turun temurun kepada generasi penerus masyarakat. “Narasi tradisi potang Balimau perlu ditulis dan didokumentasikan secara komprehensif dan lengkap,” pungkasnya.

Sebelumnya, ketua panitia Potang Balimau Febri Utama mengatakan Potang Balimau menjadi tradisi yang selalu dinantikan oleh masyarakat Pangkalan Koto Baru baik dari kampung maupun perantauan. Itu terbukti dengan hadirnya Ribuan Masyarakat menyaksikan acara potang Balimau tahun ini.

Dikatakannya, potang Balimau tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana acara potang Balimau biasanya mandi-mandi di Batang Mahat tahun ini terpaksa ditiadakan, sebab sehari menjelang acara akibat curah hujan tinggi debit air batang Mahat menjadi naik.

Baca Juga :  Sosialisasi Koperasi dan UMKM di Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago, Dihadiri RT/RW dan Pelaku UMKM

“Alhamdulillah berkat doa semua masyarakat, sekarang debit air sudah mulai turun. Namun Kami dari panitia tidak membenarkan kepada pengunjung untuk mandi-mandi di acara Potang Balimau tahun ini,” ungkapnya.

Tokoh masyarakat lainnya, yang juga Walinagari Pangkalan, Rifdal Laksamono dalam sambutannya berharap pemerintah daerah selalu mendukung dan mensuport kegiatan potang Balimau yang sudah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat di Pangkalan ini.

“Terimakasih atas dukungan pemerintah daerah untuk acara potang Balimau, harapan kita kedepan pemerintah daerah dapat menganggarkan anggaran untuk kegiatan Potang Balimau di Pangkalan,” harapnya. (Rel)

Berita Terkait

“Sudahlah Jangan Berdrama Lagi” — KAHMI Kritik Keras Polemik Video Sex 30 Detik Bupati 50 Kota
Dari Chat “Mama Ayu” ke Video Viral, Begini Versi Kuasa Hukum Syafni
Refleksi Satu Tahun SAKATO, Antara Tantangan Pembangunan dan Efesiensi Anggaran
BPKH–Lazismu Salurkan Bantuan Pembangunan Ruang Kelas Baru untuk SD Muhammadiyah Sarilamak
Isu Video 30 Detik Gegerkan Limapuluh Kota, Bupati Safni : Video Dibuat Pelaku dengan Tujuh Kamera
Dari Rival Jadi Pendukung: Sikap Politik Ferizal–Deni Asra Usai Video Viral mirip Bupati Safni
Isu Video 30 Detik Mirip Kepala Daerah Hebohkan Payakumbuh dan Limapuluh Kota
Dilantik, Pengurus KONI Limapuluh Kota 2026–2029 Langsung Bidik Sukses di Porprov
Berita ini 1,228 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:53 WIB

“Sudahlah Jangan Berdrama Lagi” — KAHMI Kritik Keras Polemik Video Sex 30 Detik Bupati 50 Kota

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:02 WIB

Dari Chat “Mama Ayu” ke Video Viral, Begini Versi Kuasa Hukum Syafni

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:34 WIB

Refleksi Satu Tahun SAKATO, Antara Tantangan Pembangunan dan Efesiensi Anggaran

Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:10 WIB

BPKH–Lazismu Salurkan Bantuan Pembangunan Ruang Kelas Baru untuk SD Muhammadiyah Sarilamak

Senin, 2 Maret 2026 - 12:23 WIB

Isu Video 30 Detik Gegerkan Limapuluh Kota, Bupati Safni : Video Dibuat Pelaku dengan Tujuh Kamera

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Dari Chat “Mama Ayu” ke Video Viral, Begini Versi Kuasa Hukum Syafni

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:02 WIB