Dinas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh Kenalkan Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK, Masyarakat Soroti Aspek Keamanan

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh menggelar kegiatan edukasi dini tentang bahaya kebakaran kepada siswa Taman Kanak-Kanak (TK) di kota tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan langkah-langkah pencegahan kebakaran serta tindakan yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran sejak usia dini.10/2-2025

Dalam kegiatan ini, para siswa diajak mengenal peralatan pemadam kebakaran, cara kerja petugas damkar, serta diberi edukasi ringan mengenai bahaya api. Salah satu momen yang menarik perhatian adalah ketika anak-anak diberikan kesempatan menaiki mobil pemadam kebakaran, yang disambut dengan antusiasme tinggi.

Baca Juga :  Tangis Haru Warnai Keberangkatan 174 Jamaah Calon Haji Kota Payakumbuh ke Tanah Suci

Namun, di balik kegiatan edukatif ini, muncul kekhawatiran dari masyarakat yang menyaksikan aksi tersebut. Mereka menyoroti aspek keselamatan dalam pelaksanaan kegiatan, terutama ketika siswa TK diajak menaiki mobil pemadam kebakaran.

“Siswa TK masih sangat kecil dan belum mampu mempertahankan diri jika terjadi situasi darurat seperti rem mendadak. Ini tentu berisiko bagi keselamatan mereka,” ungkap salah seorang warga yang menyaksikan kegiatan tersebut.

Masyarakat berharap agar Dinas Pemadam Kebakaran lebih mempertimbangkan faktor keselamatan dalam setiap kegiatan edukasi yang melibatkan anak-anak, terutama dalam penggunaan kendaraan operasional yang memiliki potensi risiko tinggi.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Tutup Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota 2025, Dorong Sport Tourism Payakumbuh

Sementara itu, pihak Dinas Pemadam Kebakaran Kota Payakumbuh melalui Kabid Damkar Bambang Hermanto memberikan pernyataan resmi terkait kekhawatiran yang disampaikan masyarakat. Namun, diharapkan ke depannya ada evaluasi lebih lanjut agar kegiatan edukasi kebakaran tetap berjalan dengan aman dan memberikan manfaat maksimal bagi anak-anak tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

“Kami mengakui kalau pengaman ini agak riskan, kedepan kami akan meningkat safety sehingga pengaman akan ditingkatkan lagi” Ungkapnya.(ws)

Berita Terkait

Salurkan Sapi Kurban LKKS Payakumbuh Fasilitasi Program Indo Jalito Peduli
Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Berita ini 1,042 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:56 WIB

Salurkan Sapi Kurban LKKS Payakumbuh Fasilitasi Program Indo Jalito Peduli

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:58 WIB

600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD

Berita Terbaru