Pemko Payakumbuh Salurkan CPP dan Minyak Goreng untuk 13.628 KK, Dimulai dari Tigo Koto Diateh

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh mulai menyalurkan bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CPP) dan minyak goreng kepada masyarakat. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Yasrizal, di halaman Kantor Lurah Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Senin (13/4/2026).

Pada tahap awal tersebut, sebanyak 466 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Tigo Koto Diate menerima bantuan berupa beras dan minyak goreng. Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan untuk Kota Payakumbuh mencapai 272.560 kilogram beras dan 54.512 liter minyak goreng, yang merupakan alokasi bantuan pangan untuk periode Februari–Maret 2026.

Bantuan ini bersumber dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) yang menugaskan Perum BULOG dalam pengadaan dan penyalurannya, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Cabang BULOG Bukittinggi, sejumlah kepala OPD, Camat Payakumbuh Utara, para lurah se-kecamatan, serta masyarakat penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Yasrizal menyampaikan bahwa bantuan pangan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Sampaikan Nota Pengantar KUA-PPAS APBD 2026 di DPRD

“Penerima bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI. Jumlah penerima untuk Kota Payakumbuh sebanyak 13.628 kepala keluarga,” ujar Yasrizal.

Ia menjelaskan, setiap kepala keluarga menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Khusus untuk Kelurahan Tigo Koto Diate, terdapat 466 KK penerima manfaat.

Menurutnya, penyaluran CPP memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya menanggulangi kekurangan pangan yang berpotensi memicu krisis pangan dan gizi, mengendalikan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen dari fluktuasi harga.

Pemko Payakumbuh juga mengimbau seluruh jajaran terkait, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, camat hingga lurah, agar memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.

Sementara itu, kepada masyarakat penerima bantuan, Yasrizal berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan keluarga.

“Beras dan minyak goreng ini agar dikonsumsi untuk keluarga, bukan untuk dijual kembali atau ditukar tambah,” tegasnya.

Ia kemudian secara resmi membuka penyaluran bantuan pangan tersebut.

Baca Juga :  Payakumbuh Mantapkan Disain Olahraga Daerah(DOD) , Arah Baru Pembangunan Olahraga

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Bantuan Pangan alokasi Februari–Maret 2026 di Kota Payakumbuh kami serahkan. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberikan keselamatan serta keberkahan kepada kita semua. Aamiin,” tutupnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh, Edvidel Arda, dalam laporannya menyampaikan bahwa data penerima bantuan bersumber dari DTSEN Kementerian Sosial RI.

Ia mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan tahun ini mencapai 13.628 KK, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebanyak 7.099 KK.

“Terjadi peningkatan sebanyak 6.529 KK. Ini menunjukkan cakupan bantuan pemerintah semakin luas,” ujar Edvidel.

Ia merinci, total bantuan yang disalurkan tetap sama, yakni 272.560 kilogram beras dan 54.512 liter minyak goreng, dengan rincian 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng per keluarga.

Menurutnya, program CPP merupakan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan launching penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kelurahan di Kota Payakumbuh, yang dilanjutkan dengan distribusi langsung kepada warga penerima manfaat di masing-masing wilayah.(ws)

Berita Terkait

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton
Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah
Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar
Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Transformasi Posyandu Dimulai, Payakumbuh Perkuat Sinergi Lintas Sektor demi Pelayanan Kesehatan Berkualitas
Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji
Pemko Payakumbuh Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp116,97 Miliar, Perkuat Mitigasi Bencana dan Infrastruktur
Pemko Payakumbuh Perkuat Kepatuhan Penataan Ruang, Dorong Investasi dan Permudah Perizinan Digital
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:24 WIB

Turnamen Wali Kota Cup 2026 Payakumbuh, Warga Harap Pemerintah Bangun Tribun Penonton

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:18 WIB

Pemko Payakumbuh Optimistis Sinergi dengan Kapolres Baru Perkuat Stabilitas Keamanan dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:56 WIB

Wako Zulmaeta Ajukan Pengembangan RSUD dr. Adnaan WD ke Menkes, Nilai Proyek Capai Rp200 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:22 WIB

Tak Sekadar Tanam Pisang, Payakumbuh Siapkan Ekosistem Agribisnis untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:20 WIB

Usai AST Disidang, Polisi Ringkus Dua Tersangka Baru Kasus Tanah Adat Kapeh Panji

Berita Terbaru