Tender Pembangunan Puskesmas di Payakumbuh Gagal, Ada Apa..??

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Proyek pembangunan Puskesmas baru sebagai bagian dari relokasi Puskesmas Parit Rantang resmi dinyatakan gagal dalam proses tender. Informasi tersebut dikutip dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Payakumbuh.

Pengadaan proyek ini merupakan bagian dari Belanja Modal Bangunan Kesehatan dan didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2025. Nilai pagu paket tercatat sebesar Rp11.620.174.063,00, sementara nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) mencapai Rp11.609.909.000,81.

Baca Juga :  Kampus UNP Payakumbuh Segera Beroperasi, Buka Tiga Prodi Unggulan Vokasi Mulai 2025

Gagalnya tender ini disebabkan oleh ditemukannya kesalahan dalam Dokumen Pemilihan. Berdasarkan hasil evaluasi, dokumen tersebut dinyatakan tidak sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, termasuk perubahan serta peraturan turunannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh, Wawan Sofianto, mengonfirmasi pembatalan tender tersebut. Ia menjelaskan bahwa ada unsur perpajakan yang belum terinput dengan benar dalam dokumen, sehingga menyebabkan nilai penawaran melebihi pagu anggaran.

Baca Juga :  Komit Tingkatkan Perekonomian Petani Gambir, Bupati Safni Gandeng Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu

“Kita mendapatkan informasinya dari ULP melalui PPK. Ada pajak yang belum terinput, sehingga kalau dimasukkan pajaknya, angkanya jadi melebihi pagu dana. Maka dari itu, tender kita batalkan dan akan ditender ulang,” ungkap Wawan.

Meski tender pertama dinyatakan gagal, Pemerintah Kota Payakumbuh tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan fasilitas kesehatan tersebut melalui proses tender ulang dalam waktu dekat. Proyek ini diharapkan dapat segera direalisasikan demi mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat Payakumbuh Barat.(ws)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Tegaskan PPPK Jangan Sekadar Bekerja
Warga Payakumbuh Barat Keluhkan Air PDAM Tidak Jernih dan Berwarna Hijau Lumut
Fraksi NasDem Soroti Kemandirian Fiskal dan Lonjakan Belanja Modal dalam Perubahan APBD Payakumbuh 2026
Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026
Festival Archery Merdeka 2026 Dukung Pembinaan Atlet dan Sport Tourism Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Perkuat PAUD sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun
Jumat Berkah Berbagi, 55 Anak Yatim di Koto Panjang Dalam Makan Bersama Warga
Pemko Payakumbuh Tertibkan Bangunan Melanggar Ketentuan di Batang Agam dan Jalan Imam Bonjol
Berita ini 960 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:14 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan PPPK Jangan Sekadar Bekerja

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Warga Payakumbuh Barat Keluhkan Air PDAM Tidak Jernih dan Berwarna Hijau Lumut

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Fraksi NasDem Soroti Kemandirian Fiskal dan Lonjakan Belanja Modal dalam Perubahan APBD Payakumbuh 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:20 WIB

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 07:07 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat PAUD sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun

Berita Terbaru

Payakumbuh

Wako Zulmaeta Tegaskan PPPK Jangan Sekadar Bekerja

Rabu, 2 Sep 2026 - 19:14 WIB

Payakumbuh

Payakumbuh Kembali Jadi Tuan Rumah IHR Merdeka Cup 2026

Minggu, 23 Agu 2026 - 20:20 WIB