Polres Payakumbuh Dalami Dugaan Kelalaian Teknis di Proyek Rehabilitasi Air Batang Agam

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar

Tim Unit Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR) Polres Payakumbuh yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Doni Prama Dona, melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi proyek Rehabilitasi Prasarana Air Baku Batang Agam di Kelurahan Ibuh, Kecamatan Payakumbuh Barat. Pemeriksaan dilakukan pada Kamis (2/1) sekitar pukul 10.00 WIB setelah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Ricky Ricardo, melalui Kasat Reskrim, AKP Doni, membenarkan pihaknya meninjau langsung lokasi proyek senilai Rp 5,1 miliar yang didanai oleh APBN tersebut. “Iya, tadi kami turun untuk melakukan pemeriksaan bersama anggota TIPIKOR. Untuk hasilnya, belum bisa kami simpulkan. Kami masih mengumpulkan bahan dan keterangan (BAKET),” ujar Doni.

Sebelumnya, sejumlah media melaporkan bahwa proyek yang dikerjakan oleh CV. Arfan Nafisha Pratama dengan nilai kontrak Rp 3,872 miliar—setelah penurunan harga 24,04% dari HPS—mengalami sejumlah kendala teknis. Gambar dari lokasi proyek menunjukkan keruntuhan struktur bekisting yang diduga terjadi akibat spesifikasi material yang tidak memadai atau kesalahan metode pemasangan. Selain itu, genangan air di area proyek menunjukkan lemahnya sistem drainase atau dewatering.

Baca Juga :  Payakumbuh Harus Mencontoh Pengelolaan Event Profesional Demi Daya Tarik Wisata Tingkatkan PAD

Kritik juga muncul atas ketiadaan plang proyek yang seharusnya memuat informasi penting, seperti sumber pendanaan, kontraktor pelaksana, dan jadwal pelaksanaan. Hal ini dinilai mencederai prinsip transparansi dalam pengelolaan proyek publik.

Proyek ini juga menuai sorotan terkait pengawasan yang dilakukan oleh CV. Centrina Engineering selaku konsultan pengawas. Masyarakat menilai pengawasan kurang maksimal sehingga sejumlah masalah teknis tidak terdeteksi atau diselesaikan dengan baik. Tidak hanya itu, pengawasan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air WS Indragirikanan WS Kampar WS Rokan Provinsi Sumatera Barat juga dipertanyakan.

Baca Juga :  Bantuan ATENSI Rp188 Juta Disalurkan di Payakumbuh, 90 Warga Terima Manfaat

Penurunan harga kontrak yang signifikan menjadi salah satu perhatian. Diduga, penghematan yang berlebihan pada material dan tenaga kerja memengaruhi kualitas pengerjaan proyek.

Pekerja terlihat mencoba memperbaiki kerusakan pada proyek rehabilitasi prasarana air baku batang agam payakumbuh kamis 2/1-2024

AKP Doni menyatakan pihaknya akan terus mendalami laporan dan temuan di lapangan. “Kami akan mengumpulkan bahan dan keterangan secara menyeluruh. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tutupnya.

Masyarakat berharap langkah tegas dari pihak kepolisian dapat menjamin akuntabilitas proyek dan memastikan tidak ada praktik korupsi yang merugikan negara.(ws)

Berita Terkait

Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional
Payakumbuh Kirim 61 Personel Gabungan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok
Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Dua Pelajar SMA Raudhatul Jannah Menuju OPSI Nasional
Akses Sanitasi Layak Payakumbuh Capai 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Tangki Septik untuk MBR
171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia
Wako Zulmaeta Tegaskan Masukan Fraksi DPRD Jadi Bahan Penyempurnaan RAPBD Payakumbuh 2027
PUPR Payakumbuh Segel Tiga Bangunan Tak Berizin, Penertiban Digelar di Tiga Kecamatannya
Pemko Payakumbuh Jadikan Kinerja sebagai Dasar Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu
Berita ini 4,745 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:12 WIB

Payakumbuh Jadi Salah Satu dari Tiga Daerah Pelaksana Kriyasi Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 07:31 WIB

Payakumbuh Kirim 61 Personel Gabungan Bantu Penanganan Banjir Bandang di Kabupaten Solok

Rabu, 23 September 2026 - 07:24 WIB

Wakil Wali Kota Payakumbuh Lepas Dua Pelajar SMA Raudhatul Jannah Menuju OPSI Nasional

Rabu, 23 September 2026 - 07:19 WIB

Akses Sanitasi Layak Payakumbuh Capai 99,20 Persen, Pemko Bangun 100 Tangki Septik untuk MBR

Selasa, 22 September 2026 - 08:30 WIB

171 Posyandu di Payakumbuh Bertransformasi, Layani Kesehatan dari Ibu Hamil hingga Lansia

Berita Terbaru