Pemko Payakumbuh Bersama BPOM Gelar Monev Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan

- Jurnalis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Pemerintah Kota Payakumbuh bekerja sama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Prioritas Nasional Keamanan Pangan, Rabu (13/8/2025), di Aula Kopay Diskominfo Lantai 3 Balai Kota Payakumbuh.

Acara dibuka resmi oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Dafrul Pasi, mewakili Wali Kota Payakumbuh. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Advokasi 30 April 2025, yang menetapkan empat lokasi intervensi: Kelurahan Tanjung Pauh (Desa Pangan Aman), Pasar Ibuh (PPABK), SMP Negeri 2, dan SMA Negeri 2 Payakumbuh (SAPA Sekolah).

Sejak itu, berbagai kegiatan seperti bimbingan teknis, sosialisasi, pengawasan, hingga sertifikasi telah dilaksanakan. Dafrul Pasi berharap program ini dapat meningkatkan kualitas keamanan pangan di lokasi intervensi, sehingga menjadi percontohan dan dapat direplikasi ke wilayah lain. Ia juga menekankan pentingnya dukungan lintas OPD untuk penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh dan Warga Limbukan Gelar “Satu Nagari Satu Event” Bertema Bamamak: Wujud Harmoni Adat dan Sosial

Kepala Balai POM Payakumbuh, Iswadi, menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif nasional untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pangan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, sesuai amanat Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 68 ayat (1).

Iswadi menegaskan perlunya memahami potensi bahaya pangan—biologi, kimia, dan fisik—serta memperkuat lima pilar keamanan pangan: akurasi publikasi, jaminan keamanan dan mutu, pangan aman dikonsumsi, hak atas pangan yang bermutu, dan sinergi antar pihak.

Hasil pengujian 49 sampel jajanan anak sekolah di SMPN 2 dan SMAN 2 Payakumbuh menunjukkan seluruhnya memenuhi syarat dan bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow. Selain itu, telah terbentuk kader keamanan pangan di kelurahan yang aktif melakukan sosialisasi dan pengawasan.

Baca Juga :  Bahas Penanganan Banjir di Lima Puluh Kota, Bupati Safni Sambangi Kementerian Pekerjaan Umum

Pemko Payakumbuh berharap kolaborasi dengan Balai POM terus diperkuat, memberikan kontribusi pada keamanan pangan, pencegahan stunting, dan peningkatan ekonomi melalui pemberdayaan pelaku usaha.

Acara ini turut dihadiri Kepala OPD terkait, Camat Payakumbuh Barat, Lurah Tanjung Pauh, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi dan UKM, serta kepala sekolah SMPN 2 dan SMAN 2 Payakumbuh.(rel)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang
Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau
Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM
125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026
Ambisi Anak Muda di Panggung Organisasi, Heru Mufti Jadi Sorotan Publik Payakumbuh
Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya
Bursa Ketua KONI Payakumbuh 2026–2030 Memanas, Empat Nama Muncul di Tengah Sorotan Minimnya Fasilitas Atlet
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:57 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang

Rabu, 29 April 2026 - 20:03 WIB

Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh

Senin, 27 April 2026 - 16:09 WIB

Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026

Berita Terbaru