Dharmasraya,liputansumbar.com
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy, serta Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat dan daerah terhadap percepatan pembangunan program Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan gratis bagi keluarga miskin ekstrem.
Dalam peninjauan itu, rombongan melihat langsung perkembangan pembangunan fasilitas pendidikan yang ditargetkan selesai pada tahun ini. Sekolah Rakyat di Dharmasraya dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan fasilitas lengkap mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, termasuk asrama siswa, sarana olahraga, ruang belajar representatif, serta dukungan kebutuhan dasar siswa seperti buku, seragam, dan makanan bergizi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pemerataan pendidikan sekaligus memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Program ini bukan sekadar membangun sekolah, tetapi membangun masa depan generasi muda Indonesia agar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya di sela kunjungan.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam mempercepat realisasi program tersebut. Ia menilai pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri PU dan Wagub Sumbar kompak memuji kegigihan Bupati Annisa Suci Ramadhani yang dinilai aktif memperjuangkan percepatan pembangunan demi masa depan generasi muda Dharmasraya.
Bupati Annisa menyampaikan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat di Dharmasraya diharapkan menjadi harapan baru bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa terkendala biaya.
“Kami ingin memastikan anak-anak Dharmasraya mendapatkan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Pendidikan adalah kunci utama untuk keluar dari kemiskinan,” kata Annisa.
Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut dapat segera rampung dan mulai dimanfaatkan dalam waktu dekat sehingga mampu menjadi model pendidikan inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Barat.(ws)








