NasDem Bongkar Borok Pemko Payakumbuh: Guru Tak Digaji, Sapi Hilang Sampai Tempat Hiburan Malam

- Jurnalis

Rabu, 11 Juni 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, liputansumbar

Fraksi NasDem DPRD Kota Payakumbuh menyampaikan pandangan umum mereka terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Payakumbuh mengenai tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Payakumbuh dalam Rapat Paripurna DPRD yang digelar Kamis, 5 Juni 2025.

Adapun ketiga Ranperda tersebut meliputi:

Ranperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Payakumbuh Tahun 2025–2029,

Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024,

Ranperda tentang Penanaman Modal.

Pandangan Fraksi NasDem terhadap Ranperda RPJMD 2025–2029

Fraksi NasDem mengapresiasi Pemerintah Kota Payakumbuh atas penyusunan Ranperda RPJMD tersebut. Mereka menekankan pentingnya proses yang demokratis, partisipatif, transparan, dan akuntabel dalam penyusunannya. Fraksi juga mendorong agar program-program pembangunan yang dirancang tidak bersifat normatif saja, melainkan harus disertai langkah nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.

Mereka menyarankan agar pemerintah merancang satu program unggulan lima tahunan yang khas dan menjadi ikon Kota Payakumbuh, seperti pengembangan wisata kuliner.

Selain itu, Fraksi NasDem meminta pemerintah memperhatikan:
Kemampuan keuangan daerah dan sumber pendanaan lainnya.
Profesionalisme aparatur pemerintahan.
Penanganan kasus narkoba dan asusila yang masih tinggi.
Keterlambatan pembayaran honor guru PAUD selama tiga bulan.
Penduduk perumnas yang belum memiliki KTP Payakumbuh.
Pelayanan PDAM yang dikeluhkan warga, termasuk kasus air mati namun meteran tetap berputar.
Persoalan hydrant tak berfungsi di Pasar Ibuh blok timur.
Ketegasan dalam penertiban bangunan liar dan tempat hiburan malam.
Pengalihan fungsi lahan breeding farm dan keberadaan sapi-sapi aset daerah yang tinggal 3 ekor dari sebelumnya 125 ekor.
Kurangnya publikasi dan ruang bagi anak muda oleh Dispora.
Permintaan agar pengelolaan Kawasan Batang Agam diserahkan ke Pemko agar wisata kuliner dapat ditata optimal dan kawasan dibuat satu arah demi kenyamanan.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Matangkan Perencanaan Pembangunan, Forum Perangkat Daerah Bahas Renja 2027

2. Pandangan terhadap Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Fraksi NasDem memberikan apresiasi atas pencapaian Pemko Payakumbuh yang kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut. Mereka mendorong agar pemerintah lebih serius menangani permasalahan sampah dan meningkatkan sistem pengendalian intern serta kepatuhan terhadap regulasi demi mempertahankan predikat WTP tersebut.

Baca Juga :  Bahas Penanganan Banjir di Lima Puluh Kota, Bupati Safni Sambangi Kementerian Pekerjaan Umum

3. Pandangan terhadap Ranperda Penanaman Modal

Fraksi NasDem menilai kehadiran Ranperda Penanaman Modal tepat dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi. Namun, mereka mengingatkan agar investor juga taat terhadap aturan daerah. Pemerintah diminta untuk: Memetakan potensi investasi secara konkret,Gencar mempromosikan peluang investasi,

Memberikan kemudahan berinvestasi, namun tetap memperhatikan dampak negatif seperti pencemaran, gangguan ketertiban umum, serta nasib pengusaha kecil lokal.

Ketua Fraksi NasDem H. Irmaizar menegaskan bahwa pandangan umum ini disampaikan sebagai bentuk kontribusi Partai Nasdem terhadap pembangunan Kota Payakumbuh ke depan. Hal-hal bersifat teknis, kata mereka, dapat dibahas lebih lanjut dalam rapat-rapat pembahasan berikutnya.

Fraksi Partai Nasdem berkeinginan agar kedepannya Pemerintah hadir disaat Masyarakat membutuhkan apalagi di tengah kondisi ekonomi yang sangat sulit ini”tukuk Irmaizar. (ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Perkuat Keamanan Jamu dan Daya Saing UMKM Lokal
Nagari Aie Tabik Bangkitkan Tradisi Mauluan Konji, Warisan Budaya Minangkabau Kembali Dihidupkan
Ribuan Pesepeda Padati Payakumbuh, GSA 2026 Jadi Momentum Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah
DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Terbongkar.!! Jejak Dana MBG Rp 593 Juta di Payakumbuh
Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik, Dorong Aksi Nyata Kurangi Sampah dan Kendalikan Perubahan Iklim
Dua Inovasi Pelajar Payakumbuh Melaju ke Final TTG Sumbar 2026
PORSENI TK 2026 Resmi Dibuka, Pemko Payakumbuh Perkuat Karakter dan Potensi Anak Usia Dini
Berita ini 778 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:20 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Program IDAMAN BPOM, Perkuat Keamanan Jamu dan Daya Saing UMKM Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:13 WIB

Nagari Aie Tabik Bangkitkan Tradisi Mauluan Konji, Warisan Budaya Minangkabau Kembali Dihidupkan

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:45 WIB

Ribuan Pesepeda Padati Payakumbuh, GSA 2026 Jadi Momentum Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:44 WIB

Terbongkar.!! Jejak Dana MBG Rp 593 Juta di Payakumbuh

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:53 WIB

Wali Kota Zulmaeta Luncurkan Gerakan Payakumbuh Resik, Dorong Aksi Nyata Kurangi Sampah dan Kendalikan Perubahan Iklim

Berita Terbaru