Payakumbuh Darurat Kabel Udara: Wali Kota Zulmaeta Keluarkan Sikap Tegas

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menanggapi serius kondisi semrawutnya kabel udara yang kini menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Payakumbuh tidak akan tinggal diam dan siap mengambil langkah tegas untuk menghentikan praktik pemasangan kabel tanpa izin oleh sejumlah provider internet dan TV kabel.

“Kondisi kabel udara di Payakumbuh memang sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bukan hanya persoalan estetika kota, tetapi juga menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Zulmaeta, Sabtu (29/11/2025).

Pemko Payakumbuh saat ini tengah menyiapkan langkah cepat berupa pendataan ulang seluruh provider, termasuk pengecekan legalitas izin gelar kabel, izin pemanfaatan tiang, hingga izin operasional lainnya. Zulmaeta menegaskan bahwa penyedia layanan yang terbukti beroperasi di luar aturan tidak akan diberi toleransi.

Baca Juga :  Wali Kota Zulmaeta Apresiasi Liga Askot PSSI Payakumbuh 2025, Dinilai Berjalan Tertib dan Lancar

“Kami akan menertibkan seluruh jaringan yang dipasang tanpa izin. Jika ada provider yang masih bermain di ranah abu-abu, kami siap menghentikan operasionalnya. Kota ini harus tertib, dan semua pihak wajib mematuhi aturan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan tiang listrik tidak bisa dilakukan sembarangan, karena seluruh kewenangan berada di tangan PT ICON+, bukan PLN Payakumbuh. Karena itu, Pemko bersama PLN dan ICON+ akan segera duduk bersama untuk menyusun koordinasi teknis serta regulasi pengawasan yang lebih kuat.

Sebagai solusi jangka panjang, Pemko Payakumbuh tengah mempertimbangkan pembangunan sistem ducting bawah tanah untuk mengatasi penumpukan kabel udara yang tidak terkendali. Sistem ini dinilai menjadi salah satu solusi permanen agar kota kembali rapi dan aman.

“Kami ingin Payakumbuh menjadi kota yang rapi, aman, dan nyaman. Perkembangan teknologi harus berjalan seiring dengan tata ruang kota yang tertib. Saya minta semua provider untuk bekerja sama dan menghentikan segala bentuk praktik ilegal,” kata Zulmaeta.

Baca Juga :  Dukung Program 3 Juta Rumah, Dinas PKP Payakumbuh Perkuat Sistem Registrasi Pengembang

Wali Kota juga mengajak masyarakat untuk melaporkan setiap temuan kabel menggantung rendah, rusak, atau pemasangan mencurigakan kepada pemerintah kota.

“Kota ini milik kita bersama. Mari kita jaga bersama-sama agar Payakumbuh tetap menjadi ruang publik yang aman, tertib, dan berwawasan masa depan,” tutupnya.(ws)

Berita Terkait

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6
Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD
Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh
600 KK di Situjuah Ladang Laweh Tak Lagi Terisolasi, DPRD Kritisi Kinerja BPBD
Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event
Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Resmikan Gedung Baru Puskesmas Padang Tinggi Piliang
Hadapi Cuaca Ekstrim,Wali Kota Zulmaeta Instruksikan Penanganan Cepat dan Terukur
Berita ini 657 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:26 WIB

Pemko Payakumbuh Perkuat Digitalisasi Pengadaan Lewat e-Katalog Versi 6

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:08 WIB

Pemko Payakumbuh Dukung Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Melalui Optimalisasi Tambahan TKD

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:42 WIB

Investor India dan Malaysia Jajaki Peluang Investasi Energi dan Pariwisata di Kota Payakumbuh

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:42 WIB

Wali Kota Zulmaeta Tinjau Kawasan Batang Agam, Siapkan Payakumbuh Jadi Kota Sport Tourism dan Event

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:01 WIB

Wali Kota Zulmaeta Coffee Morning Bersama Masyarakat Bahas Pembangunan Payakumbuh

Berita Terbaru

Lima Puluh Kota

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Lima Puluh Kota

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB