Warga Serbu Gerakan Pangan Murah di Payakumbuh, Harga Beras dan Cabai Jauh di Bawah Pasar

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh,liputansumbar.com

Sejak pagi hari, warga masyarakat Kota Payakumbuh memadati area parkiran Pasar Padang Kaduduak, Senin (03/11/2025). Antrean panjang terlihat mengular di depan tenda bertuliskan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan.

Warga datang membawa kantong belanja dan fotokopi KTP sebagai syarat pembelian. Mereka tampak antusias ingin mendapatkan bahan pangan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

“Alhamdulillah, sangat membantu. Harga berasnya jauh lebih murah dari di pasar, bisa buat stok sampai akhir bulan,” ujar Reni (39), warga Koto Nan Ampek yang sudah datang sejak pukul 07.00 WIB.

Dalam kegiatan ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang, telur ayam, minyak goreng, dan gula pasir dengan harga di bawah pasar.

Berikut daftar harga bahan pokok yang dijual dalam Gerakan Pangan Murah:

Beras lokal super Anak Daro (5 kg): Rp65.000

Beras SPHP (5 kg): Rp63.000

Cabai merah (0,5 kg): Rp25.000

Baca Juga :  Wawako Payakumbuh Buka Kejuaraan Tenis Meja Piala Wali Kota 2025

Bawang merah (0,5 kg): Rp12.000

Bawang putih (0,5 kg): Rp12.000

Gula pasir (1 kg): Rp15.000

Telur ayam per papan: Rp35.000

Minyak goreng (2 liter): Rp28.000

Komoditas yang disediakan antara lain beras lokal super Anak Daro sebanyak 760 karung, beras SPHP 50 karung, cabai merah 500 bungkus, bawang merah 650 bungkus, bawang putih 200 bungkus, gula pasir 251 bungkus, minyak goreng 447 liter, dan telur ayam 300 papan. Sebagian besar stok langsung ludes hanya dalam hitungan jam.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan serta membantu masyarakat di tengah kondisi harga yang sering bergejolak.

“Gerakan pangan murah ini bukan sekadar penjualan bahan pokok murah, tapi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan semua warga tetap bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujar Wako Zulmaeta.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat membantu menciptakan stabilisasi harga di pasaran serta memperkuat daya beli masyarakat, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan pangan biasanya meningkat.

Baca Juga :  Wako Zulmaeta Tekankan Disiplin ASN dan Peningkatan Pelayanan Publik Selama Ramadan 1447 H

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Payakumbuh Edvidel Arda menjelaskan bahwa gerakan ini juga menjadi bagian dari indikator kinerja utama dinas dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

“Sejak September hingga Oktober, harga beberapa komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan beras mengalami fluktuasi cukup tinggi. Karena itu, kami bergerak cepat untuk menekan dampaknya di masyarakat,” ungkap Edvidel.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi edukasi tentang pentingnya pengendalian harga dan ketahanan pangan lokal.

“Insya Allah, kegiatan serupa akan kembali kita gelar pada akhir tahun ini, dalam rangka memperingati HUT ke-55 Kota Payakumbuh,” tambahnya.

Gairah warga menunjukkan besarnya manfaat GPM bagi masyarakat kecil. Banyak yang berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan lebih sering.

“Kalau bisa sebulan sekali saja diadakan, sangat membantu kami ibu-ibu rumah tangga,” ujar Nurmi (45), warga Padangtongah Balainanduo.(ws)

Berita Terkait

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang
Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau
Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM
125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026
Ambisi Anak Muda di Panggung Organisasi, Heru Mufti Jadi Sorotan Publik Payakumbuh
Payakumbuh Dapat TKD Rp116 Miliar, Ini Prioritasnya
Bursa Ketua KONI Payakumbuh 2026–2030 Memanas, Empat Nama Muncul di Tengah Sorotan Minimnya Fasilitas Atlet
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:57 WIB

Wako Zulmaeta Tegaskan Sentra IKM Rendang Berinovasi dan Berkembang

Rabu, 29 April 2026 - 20:03 WIB

Pemko Payakumbuh Jajaki Kerja Sama Pengembangan SDM dengan Universitas Islam Riau

Rabu, 29 April 2026 - 13:29 WIB

Pemko Payakumbuh Gelar Posyandu Serentak, Perkuat Integrasi Enam Bidang SPM

Selasa, 28 April 2026 - 16:11 WIB

125 Personel Ikuti Apel dan Gladi Kesiapsiagaan Bencana di Payakumbuh

Senin, 27 April 2026 - 16:09 WIB

Pemko Payakumbuh Tekankan Sinergi Pusat-Daerah pada Peringatan Hari Otonomi Daerah 2026

Berita Terbaru