Dinas Sosial Limapuluh Kota Tuntaskan Program 2024, Siap Kurangi Kemiskinan Lewat DTSEN di 2025

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Limapuluh Kota, liputansumbar

Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota berhasil menyelesaikan berbagai program strategis selama tahun 2024 dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbagai bentuk bantuan telah diberikan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), termasuk lansia terlantar, anak-anak terlantar, penyandang disabilitas, dan korban bencana alam.

Kepala Dinas Sosial, Indra Suryani, saat ditemui Kamis (8/5/2025) mengungkapkan bahwa sebanyak 971 lansia telah menerima bantuan permakanan, 20 anak terlantar mendapat dukungan, serta 9 orang penyandang disabilitas menerima alat bantu. Pendampingan hukum terhadap 61 anak juga telah dilaksanakan.

Baca Juga :  TMMD ke-124 Kodim 0306/50 Kota Resmi Ditutup, Bupati 50 Kota Berterima Kasih kepada TNI

“Program UEP bagi fakir miskin menjangkau 181 orang, dan bagi wanita rawan sosial sebanyak 94 orang. Bantuan sembako dan PKH menjangkau lebih dari 14 ribu keluarga penerima manfaat,” ujar Indra.

Dinsos juga aktif menjalin sinergi lintas sektor, mulai dari bantuan rumah layak huni, pelatihan kerja, bantuan ternak, bibit tanaman, Budikdamber, hingga program BPJS Kesehatan untuk meningkatkan efektivitas pemberdayaan masyarakat.

Indra menambahkan, mulai Mei 2025, sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan bertransformasi menjadi DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) yang dikelola BPS, hasil integrasi DTKS, Regsosek, dan P3KE.

Baca Juga :  Kodim 0306/50 Kota Resmi Mulai Pra TMMN ke-124, Bupati: Ini Wujud Nyata Kolaborasi Bangun Daerah

Sebagai bentuk apresiasi, Dinsos Limapuluh Kota menerima penghargaan “Pelayanan Prima” dari Menpan RB dan Ombudsman RI dengan skor 92,75, masuk dalam Zona Hijau kepatuhan pelayanan publik.

“Kita bersyukur atas capaian ini, dan optimis program tahun 2025 akan semakin berdampak dalam menekan angka kemiskinan di Limapuluh Kota,” pungkas Indra.(rel)

Berita Terkait

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik
Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi
Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren
Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota
Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar
Wako Zulmaeta Apresiasi Pengabdian Letkol Ucok Namara, Sambut Dandim Baru 0306/50 Kota
2.000 Warga Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota Terisolasi
Dugaan Perundungan di Asrama ICBS Harau Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 566 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:04 WIB

DPRD Limapuluh Kota Perdalam Ranperda Pesantren dan Pendidikan Diniyah, TPQ hingga Rumah Tahfidz Diusulkan Masuk Secara Spesifik

Senin, 1 Juni 2026 - 14:37 WIB

Sengketa Tanah Ulayat Kampuang Pitapang Ikua Tanjuang Memanas, Dugaan Pemalsuan Dokumen Adat Muncul Jelang Eksekusi

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ponpes dan MDT di Limapuluh Kota Berpeluang Dapat Pendanaan APBD, DPRD Godok Ranperda Pesantren

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:04 WIB

Bencana Meluas, DPRD Kritik Keras Respons Pemkab Limapuluh Kota

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:29 WIB

Padi Siap Panen Ludes, Jeritan Petani Pecah di Situjuh Tungkar

Berita Terbaru